Home TutorialArduino Belajar Arduino : Mengenal PWM (Pulse Width Modulation) Pada Arduino

Belajar Arduino : Mengenal PWM (Pulse Width Modulation) Pada Arduino

by Ikhsan Maulana

Assalamualaikum..

Pada postingan sebelumnya saya telah berbagi tentang mengenal digital input output pada arduino, kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang salahsatu fungsi menarik yang dimiliki Arduino yaitu PWM (Pulse Width Modulation).

Kita dapat mengirimkan sinyal High dan Low pada arduino untuk mengaktifkan atau mematikan sesuatu. Tetapi bagai mana jika kita ingin mengaktifkan sesuatu tetapi dengan kekuatan atau intensitas tertentu dan dapat di ubah-ubah sesuai kebutuhan kita, misalnya kita ingin menghidupkan sebuah LED dengan intensitas tertentu atau mengatur kecepatan sebuah motor dc.

PWM adalah singkatan dari Pulse Width Modulation yang merupakan suatu metode untuk mendapatkan bentuk sinyal analog dari sinyal digital. Dengan adanya fungsi ini kita dapat membuat transisi antar state hidup dan mati menjadi lebih halus .

PWM pada arduino bekerja pada frekuensi 500Hz, artinya 500 siklus/ketukan dalam satu detik. Untuk setiap siklus, kita bisa memberi nilai dari 0 hingga 255. Ketika kita memberikan angka 0, berarti pada pin tersebut akan pernah bernilai 0 volt atau setara dengan GND. Sedangkan jika kita memberikan nilai 255, maka sepanjang siklus akan bernilai 5 volt.

 

 

Pin yang bisa dimanfaatkan untuk PWM pada Arduino Uno adalah pin yang bertanda tilde (~), yaitu pin 3, 5, 6, 9, 10, dan pin 11. Mungkin ada yang berpikir, bukankah pin-pin tersebut adalah pin digital? Ya! Pin-pin tersebut merupakan pin input output digital tetapi juga pin tersebut bisa difungsikan untuk output analog. Oleh sebab itu, jika akan menggunakan PWM pada pin ini, bisa dilakukan dengan perintah analogWrite();

Setelah kita mengetahui apa itu PWM pada Arduino, kemudian mari kita coba implementasikan ke dalam rangkaian agar lebih memahami PWM pada Arduino.
Alat-alat yang dibutuhkan untuk melakukan percobaan:
  • Arduino Uno board
  • Breadboard
  • kabel jumper
  • LED
  • Resistor 220 ohm
Rangkaian komponen dapat dilihat seperti gambar dibawah ini.

 

Setelah rangkaian terpasang dengan benar maka kita dapat langsung memprogram arduino. Berikut kode programnya.

int led = 3; //Led pada pin 3
int i;  //menyimpan informasi untuk perulangan

void setup() {
pinMode(led, OUTPUT); //pin mode output
}

void loop() {
for (i = 0; i < 255; i++) //nilai i berubah dari 0 hingga 254
{
analogWrite(led, i); //led menyala perlahan
delay(10);
}
for (i = 255; i > 0; i–) //nilai i berubah dari 255 hingga 0
{
analogWrite(led, i); //led redup perlahan
delay(10);
}
}

Setelah selesai menulis program kemudian di upload ke Arduino. Jika berhasil maka LED akan menyala secara perlahan dan redup secara perlahan.

You may also like

1 comment

Aly Chiman November 7, 2018 - 17:00

Hello there,

My name is Aly and I would like to know if you would have any interest to have your website here at proyekrumahan.id promoted as a resource on our blog alychidesign.com ?

We are in the midst of updating our broken link resources to include current and up to date resources for our readers. Our resource links are manually approved allowing us to mark a link as a do-follow link as well
.
If you may be interested please in being included as a resource on our blog, please let me know.

Thanks,
Aly

Reply

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

error: Content is protected !!