Home TutorialArduino Belajar Arduino : Mengenal Analog Pada Arduino

Belajar Arduino : Mengenal Analog Pada Arduino

by Ikhsan Maulana

Assalamualaikum..

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang konsep analog input pada arduino dan bagaimana cara menggunakan pin analog pada arduino. Jika kalian masih bingung dengan perbedaan antara digital input dan analog input, kalian bisa lihat di postingan sebelumnya yaitu Mengenal Digital Input Output Pada Arduino .

Pin analog pada mikrokontroler pada umumnya bisa digunakan untuk input dan output digital. Tetapi pada pin analog memiliki kelebihan yaitu memiliki fitur untuk mengubah sinyal analog ke sinyal digital yang biasa lebih dikenal dengan ADC (Analog to Digital Converter).

Pin digital hanya dapat menterjemahkan sinyal berupa sinyal 1 dan 0, yang biasa di sebut sinyal HIGH dan sinyal LOW. Sinyal HIGH yaitu 5 volt dan Sinyal LOW hampir 0 volt. Sedangkan pada pin analog dapat membaca sinyal dengan rentang tersebut, hal ini sangat diperlukan untuk mengukur nilai dari sebuah sensor untuk keperluan tertentu.

Arduino menggunakan mikrokontroller AVR kelas ATMega. ADC pada AVR memiliki resolusi pembacaan 10 bit, artinya nilai hasil konversi berkisar dari 0 hingga 1023. Pada Arduino UNO, pin analog ditandai dengan label A0 sampai A5. Pada board lainnya, pin-pin yang diberi tanda A, Analog, ADC adalah pin analog.

Pada saat pemrograman fungsi yang digunakan untuk mengakses pin analog ini menggunakan fungsi analogRead(). Contoh penggunaan pin analog dapat dilihat pada percobaan di bawah ini
Alat-alat yang diperlukan untuk percobaan ini sebagai berikut
  • Arduino Uno board
  • Kabel jumper
  • resistor variabel / Potensiometer
  • Breadboard
Pada percobaan ini, pin analog akan dihubungkan dengan sebuah potensiometer yang ukuran resistansinya atau nilai hambatannya bisa kita rubah sesuai dengan kebutuhan. Kemudian pada potensiometer juga dihubungkan dengan 5 volt dan GND. Rangkaian untuk percobaan ini dapat dilihat di bawah ini.

Kemudian setelah kita selesai merangkai, masukkan program berikut unutuk mengujicoba rangkaian di atas.

int analog = A0; //inisialisasi pin A0
int nilai = 0; //variabel nilai
void setup() {
Serial.begin(9600); //menseting serial untuk menampilkan nilai
}

void loop() {
nilai = analogRead(analog); //membaca pin A0
Serial.println(nilai); //menampilkan nilai dari pin A0 ke serial monitor
delay(100); //jeda 100 micro secon
}

Pada program ini menggunakan Serial Monitor untuk menampilkan hasil dari pembacaan pada pin A0. Untuk mempelajari serial pada Arduino anda dapat melihat postingan berikutnya.

Setelah selesai menulis program, kemudian program di upload ke dalam arduino. Setelah prosesupload berhasil, buka jendela Serial Monitor dengan memilih menu Tools > Serial Monitor atau mengklik tombol Serial Monitor yang ada di sebelah kanan atas jendela Arduino IDE. Kemudian kamu dapat mengamati nilai analog yang masuk dan melihat perubahannya sambil memutar-mutar kenop potensiometer.

You may also like

Leave a Comment